Zat protein di yang dikandung oleh telur dapat membuat badan anda tetap prima.
Pertanyaan:
Bahan
makanan seperti telur kita kenal sangatlah baik untuk tubuh kita karena
memiliki nilai tinggi untuk protein, akan tetapi saya memiliki alergi dengan
bagian kuning telurnya. Hal itu karena tiap makan telur saya pasti akan
mengalami jerawat. Bagaimanakan cara mengkonsumsi telur supaya saya tidak
mengalami kerugian untuk masalah kesehatan seperti jerawat ini? Atas
perhatiannya saya mengucapkan terima kasih. (Pertanyaan dari seorang tetangga
kita, Ibu Ita Usia 24 tahun)
Jawaban
dari Pakar:
Saya
sangat berterima kasih kepada ibu Ita atas pertanyaan supernya.
Makanan
yang menyebabkan alergi adalah suatu proses reaksi klinis yang memang pastinya
tidak kita inginkan dan kita pun akan merasa enggan makan makanan yang kita
anggap paling enak untuk dikonsumsi. Sebetulnya semua makanan yang kita makan
dapat menimbulkan reaksi alergi, tetapi antara makanan yang jenis satu dengan
makanan yang jenis lainnya memiliki tingkat derajat alergi yang berbeda. Pada
umumnya dari telur tersebut yang paling banyak menimbulkan alergi adalah bagian
putihnya dimana mengandung dua puluh tiga glikoprotein, dan yang paling mudah dan
sering membuat alergi berasal dari fraksi zat ovotransferin, ovomukoid, dan
ovalbumin.
Pada
zaman sekarang ini hal ini sudah sangat berkembang dengan cara dan sikap yang
modern untuk memberantas alergi melewati suatu cara mencermati nutrisi yang
mampu mencegah dan menekan reaksi inflamasi yang menimbulkan seperti :
* Penyisihan bahan makanan yang dicurigai
dapat menyebabkan alergi. Ibu Ita jangan terlalu perlu untuk cepas dengan
kandungan serta nilai gizi yang ada pada telur sebab jika anda memahami di luar
ternyata masih ada banyak makanan alternatif lain dimana juga mempunyai kandungan
serta nilai gizi dimana lebih baik daripada telur, jika anda memang ingin tau
silahkan lebih detil ketik keyword di google dengan makanan alternatife telur,
atau makanan pengganti telur.
*
Namun apabila anda masih bersi kukuh dan ingin ingin menggunakan telur untuk
dikonsumsi, Ibu Ita bisa memberikan kepastian bahwa apa bagian manakah? putih
telurnya ataukah kuning telurnya yang membuat anda bisa mengalami alergi
sehingga jerawat. Apabila bagian kuning telurnya yang membuat alergi dan
jerawat tersebut maka konsumsi putih telurnya masih tetap dapat anda gunakan. Bagian
putih telur faktanya sangat kaya akan kandungan protein. Jika anda mengetahuinya komposisi kuning telur (seperti yang anda
lihat pada table di bawah) masih bisa anda gantikan dengan bahan alternative makanan
yang lain dimana juga mempunyai susunan dan komposisi gizi yang mendekati nilai
yang sama seperti ikan, daging ayam, daging sapi, ikan ikan laut lainnya, dan
seterusnya.
*
Apabila anda masih ada bagian susnan telur yang masuk ke dalam pencernaan anda
dan tetap menimbulkan alergi dengan jerawat, bisa anda berikan tambahan nutrien
secara khusus sebagai contohnya antioksidan (vitamin A, B, C, E, zinc,
selenium) mungkin juga asam lemak dan
yang utamanya adalah omega 3.
*
Faktanya hingga sekarang ini masih berupa wacana mengenai adanya proses
pengolahan bahan telur dengan suatu cara khusus yang mampu mengurangi alergi
seperti jerawat ibu, sebab komponen yang terdapat dalam bahan telur itu yang membuat
alergi khususnya jerawat. Nah, jadi salah satu satunya cara yang hanya dengan mengurangi
atau menghilangkan elemen atau susunan serta komponen tersebut sehingga tubuh anda
dikenalkan dengan komposisi yang sedikit-sedikit dengan allergen tersebut.
*
Anda dipersilahkan untuk menggunakan probiotik untuk dikonsumsi seperti dalam
yoghurt, kimxhi, dan seterusnya yang dimana mengandung imunomoduloator,
akibatnya bisa meningkatkan daya kebal tubuh terhadap factor alergi atau alergi
yang membuat anda alergi dengan telur.
*
Apabila proses reaksi dimana berupa alergi tersebut dalam bentuk jerawat masih tetap
bertahan, maka alangkah baiknya Ibu Ita untuk pergi ke klinik setempat atau
rumah sakit spesialis kulit untuk memeriksa diri anda ke dokter terdekat apakah
jerawat anda tersebut tumbu dikarenakan alergi atau mungkin dikarenakan infeksi
oleh proses dari bacterial yang ada di kulit anda.
